KOTA BAUBAUSULTRA

335 Formasi untuk PPPK Guru di Baubau Diperebutkan 407 Pemalar Yang Ikut Test CAT, 21 Orang Masuk kategori P1

BAUBAU, BP-Ratusan pelamar Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru lingkup Pemerintah Kota Baubau kini mengikuti proses Ujian Kompetesi dengan sistem CAT BKN. “335 Formasi untuk PPPK Guru di Baubau Diperebutkan 407 Pemalar Yang Ikut Test CAT, 21 Orang Masuk kategori P1.”

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Baubau mencatat jumlah pelamar PPPK Guru tahun ini sebanyak 437 orang. Sementara alokasi yang dibuka sebanyak 335 formasi.

335 Formasi untuk PPPK Guru di Baubau Diperebutkan 407 Pemalar Yang Ikut Test CAT, 21 Orang Masuk kategori P1, Pj Wali Kota Baubau Dr Muh Rasman Manafi Saat Membuka Pelaksanaan Tes CASN Titik Lokasi Auditorium UM Buton.
335 Formasi untuk PPPK Guru di Baubau Diperebutkan 407 Pemalar Yang Ikut Test CAT, 21 Orang Masuk kategori P1, Pj Wali Kota Baubau Dr Muh Rasman Manafi Saat Membuka Pelaksanaan Tes CASN Titik Lokasi Auditorium UM Buton.

Dari jumlah tersebut 407 pelamar mengikuti tes di titik lokasi Gedung Auditorium Universitas Muhammadiyah (UM) Buton dan dua orang lainnya mengikuti tes di titik lokasi di Kota Kendari.

“Jadwal tes di Auditorium Universitas Muhammadiyah Buton terbagi berapa sesi. Pada sesi kedua Jumat kemarin diikuti 160 perserta. Hari ini di sesi pertama 193 peserta dan sesi kedua 54 peserta,” kata Kepala Bidang Pengadaan BKPSDM Kota Baubau, Agus Salim Sabtu (25/11/2023).

Agus Salim menyebut dari 437 jumlah pelamar itu 28 orang diantaranya tidak lagi mengikuti tahapan tes karena telah masuk dalam kategori P1 atau prioritas utama. Mereka tinggal menunggu waktu pemberkasan.

“28 peserta kategori P1 tersebut adalah meraka yang telah dinyatakan lolos passing grade pada tahapan tes kompetensi di tahun 2021 lalu. Hanya saja saat itu formasi tidak mencukupi sehingga mereka menjadi prioritas untuk diangkat di tahun 2023 ini,” ujarnya.

baca juga:

Dr Muh Rasman Lantik Pj Sekda Baubau Saido Bonsai, Perintahkan Kawal Anggaran Pemilu

Baubau Optimis Tahun 2024 Raih Terbaik Soal Keterbukaan Informasi Publik di Sultra

Agus Salim berharap dengan adanya kebijakan penerimaan PPPK Guru dari pemerintah pusat ini dapat mengurangi jumlah honorer yang sudah lama mengabdikan diri di Kota Baubau.

“Selain itu dibukanya seleksi CASN ini juga menjadi lapangan kerja. Mengingat Pemerintah telah menyetarakan antara PNS dan PPPK sebagaimana tertuang dalam UU ASN,” pungkasnya.

Proses seleksi CASN Formasi PPPK Guru titil lokasi Gedung Auditorium Universitas Muhammadiyah Buton di dampingi langsung Kepala BKPSDM Baubau, Wa Ode Muhibbah Suriyani bersama jajaran.(*)

Berita Lainnya:

Jadi Irup di Hari Sumpah Pemuda, Pj Walikota Dr Rasman Sebut Pemerintah Banyak Beri Ruang Gerak Pemuda Untuk Buat Terobosan

BAUBAU, DT-Pemerintah saat ini sudah banyak memberikan ruang kepada pemuda untuk menciptakan terobosan-terobosan baru berkarya bukan hanya persoalan kegiatan fisik tetapi juga pada ide-ide baru membangun daerahnya. “Jadi Irup di Hari Sumpah Pemuda, Pj Walikota Dr Rasman Sebut Pemerintah Banyak Beri Ruang Gerak Pemuda Untuk Buat Terobosan

Bahkan, di level nasional sudah bisa melihat banyak intrepreneur muda, banyak ilmuan-ilmuan muda sudah berkiprah di level internasional dan Baubau pun juga diyakini memiliki potensi-potensi generasi muda yang sangat mempuni.

Jadi Irup di Hari Sumpah Pemuda, Pj Walikota Dr Rasman Sebut Pemerintah Banyak Beri Ruang Gerak Pemuda Untuk Buat Terobosan
Jadi Irup di Hari Sumpah Pemuda, Pj Walikota Dr Rasman Sebut Pemerintah Banyak Beri Ruang Gerak Pemuda Untuk Buat Terobosan

Demikian dikatakan Pj Wali Kota Baubau Dr Muh Rasman Manafi, SP, M.Si saat membacakan sambutan pada upacara peringatan hari sumpah pemuda tingkat Kota Baubau ke-95 di halaman kantor Wali Kota Baubau Palagimata Sabtu (28/10/2023).

Menurut Dr Rasman, Pemerintah Republik Indonesia telah membuka ruang partisipasi pemuda ini seiring dengan rencana kedepan untuk mewujudkan harapan Indonesia, yang Indonesia yang sejahtera pada 2045 yang menjadi visi mencapai Indonesia emas.

Inklusifitas dalam ekosistem kolaborasi lintas generasi telah membangun optimisme kolektif bahwa sekarang para pemuda pemudi mendapat tempat terhormat dalam pembangunan nasional.

” Saya juga bisa melihat beberapa kementerian lembaga telah ditempati oleh generasi-generasi muda bahkan ide-idenya banyak diadopsi, bukan hanya dilevel kebijakan nasional tapi juga diwilayah regional Asia Pasifik yang cukup kuat bahkan dunia,”ungkapnya.

Ditambahkan, disisi lain perkembangan teknologi terkini dan arus informasi yang semakin cepat membuat kesenjangan penguasaan teknologi dan informasi antar generasi.

Mungkin bagi peserta upacara yang kelahirannya di tahun 60-an yang masih akrab dengan mesin ketik dan pada tahun 79 an yang sudah mulai transisi kekomputer itu sangat terasa perbedaannya. Dan ini menjadi tantangan bangsa Indonesia dengan wilayah yang cukup luas dengan rentang kendali yang cukup panjang dengan ribuan pulau dengan disparitas kualitas sumber daya manusia yang perlu ditingkatkan.

Tantangan teknologi informasi ini menjadi sangat penting, Kota Baubau akan menggunakan teknologi informasi sebagai media dalam mengelola pemerintahan sebab ini juga menjadi arahan Gubernur Sultra pada setiap pertemuan-pertemuan.

Oleh karena itu setiap pemuda yang memiliki visi dan misi yang strategis untuk menginovasikan ide-idenya dalam 40 tahun mendatang dengan teknologi informasi ini akan dapat melakukan gerak lari yang cukup cepat, informasi sudah sangat terbuka, inovasi sudah cukup banyak tinggal implementasi yang memastikan itu berjalan.

baca juga:

Kerja kolaborasi ini tentu seiring dengan UU No 40 tahun 2009 tentang kepemudaan dan juga sesuai dengan Perpres 43 2022 tentang koordinasi lintas sektor penyelenggara pelayanan kepemudaan agar implementasi sektor tersebut efektif menuju pencapaian indeks pembangunan pemuda.

“Pada momen hari sumpah pemuda ini harus canangkan kebulatan tekat semua stakeholder baik kementrian lembaga Pemerintah Provinsi Sultra dan terkhusus Pemerintah Kota Baubau dengan organisasi kepemudaan,komunitas dan elemen-elemen lain, Stakeholder lain yang kita harapkan ini bisa bersinergi bisa berkolaborasi yang selalu saya sebut dengan Bekerja Bersama,”jelasnya.

Orang nomor satu di Kota Baubau mengajak agar menjadikan momen peringatan Hari Sumpah Pemudah yang 95 tahun ini sebagai momentum membangun, membangkitkan dan menjadikan kolaborasi dalam memajukan negeri.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *