HUKUMKabupaten Buton UtaraKESEHATANSULTRA

Kapus Lakansai Akui Tenaga Magang Inisial D Tidak Aktif Berkantor Karena Hamil

BURANGA,BP-Kepala Puskesmas (Kapus) Lakansai, Sri Isana membenarkan ada seorang inisial D yang magang di Puskesmas yang ia pimpin. Inisial D tersebut mulai terhitung bekerja di Puskesmas Lakansai sejak Januari 2023. Namun inisial D ini kata Isana, tidak perna aktif berkantor. “Kapus Lakansai Akui Tenaga Magang Inisial  D Tidak Aktif Berkantor Karena Hamil,”

”Ini memang ada inisial D ini meminta masuk di Puskesmas Lakansai waktu bulan Januari yang lalu mau masuk magang. Terus waktu pengusulan saya tanya betul kita mau aktif? Katanya betul mau aktif, tapi ternyata sampai hari ini ibu itu ternyata lagi hamil” kata Isana, melalui telefon selulernya, Senin (09/10/2023).

Kapus Lakansai Akui Tenaga Magang Inisial "D" Tidak Aktif Berkantor Karena Hamil
Kapus Lakansai Akui Tenaga Magang Inisial “D” Tidak Aktif Berkantor Karena Hamil

Sri mengungkapkan, hingga saat ini honor inisial D tersebut belum dicairkan lantaran tidak aktif berkantor. Surat aktif kerja pun belum perna ia keluarkan untuk kebutuhan tes PPPK tersebut. Lebih parahnya Isana mengaku, tidak mengetahui jika inisial D tersebut telah mengikuti tes PPPK jalur khusus. Sebab salah satu persyaratan untuk tes PPPK harus ada surat keterangan aktif dari pmpinan tempat bekerja.

“Jadi kan syarat PPPK harus ada keterangan aktif. Jadi saya tidak tanda tangan surat keretangan aktifnya. Dan gajinya pun tidak saya cairkan Memang saat keluar SK 2023 ini ada namanya”, ungkapnya.

Terkait tuduhan yang dialamatkan kepada dirinya, yang telah  mengeluarkan SK untuk inisial D demi kebutuhan tes PPPK, Isana membantah tuduhan tersebut, kata Isana tidak perna ia keluarkan SK dari Kapus, melainkan SK yang dipegang inisial D itu adalah SK Bupati.

“SK Bupati” singkatnya.

Sebelumnya, penggiat hukum, Laode Harmawan menduga Kapus Lakansai telah memberikan SK kepada anak magang inisial D untuk mengikuti tes PPPK jalur khusus. Padahal inisial D itu mulai magang di Puskesmas Lakansai  baru tahun 2023 ini.

baca juga:

“Contohnya adalah di puskesmas Lakansai ada salah seorang yang berinisial  D yang diberikan SK guna untuk mengikuti tes PPPK melalui jalur khusus”, ungkapnya.

Hingga berita ini ditayangkan, media ini belum bisa menghubungi pegawai Puskesmas Lakansai inisial D tersebut untuk dimintai keteranganya.(*)

Berita Lainnya:

Aksi Protes Jalan Penuh Debu, Warga Desa Eelahaji di Buton Utara Tanam Kelapa dan Pohon Pisang di Tengah Jalan

BURANGA, BP-Warga Desa Eelahaji, Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara melakukan aksi protes dengan menaruh batang kelapa hingga pohon pisang di jalan. Aksi ini merupakan bentuk protes mereka terhadap jalanan yang penuh dengan debu saat dilewati kendaraan. “Aksi Protes Jalan Penuh Debu, Warga Desa Eelahaji di Buton Utara Tanam Kelapa dan Pohon Pisang di Tengah Jalan.”

Diketahui jalan sepanjang 700 meter yang ditaruhkan batang kelapa dan pohon pisang itu merupakan jalan provinsi Sulawesi Tenggara yang ada di Kabupaten Buton Utara.

Aksi Protes Jalan Penuh Debu, Warga Desa Eelahaji di Buton Utara Tanam Kelapa dan Pohon Pisang di Tengah Jalan
Aksi Protes Jalan Penuh Debu, Warga Desa Eelahaji di Buton Utara Tanam Kelapa dan Pohon Pisang di Tengah Jalan

 

 

Mereka melakukan aksi tersebut sudah berjalan kurang lebih satu bulan. Akibat jalanan yang berdebu itu, masyarakat Desa Eelahaji diduga banyak yang mengidap penyakit Ispa.

Kepala Bidang Binamarga dan SDA Provinsi Sulawesi Tenggara, Harmunaddin mengatakan dirinya telah bertemu dengan masyarakat Desa Eelahaji dan berdiskusi terkait jalan Provinsi Sutra yang berdebu tersebut. Dan jalan tersebut kata dia, akan diperbaiki pada tahun 2024 yang akan datang.

“Kami akan prioritaskan melalui dana DAU. Alokasi anggarannya itu nanti berkembang, yang jelas kami akan usulkan melalui anggaran DAU”, kata Harmunaddin melalui panggilan WhatsAppnya, Rabu malam (03/10/2023).

Harmunaddin juga meminta kepada masyarakat Desa Eelahaji agar bersabar dalam menghadapi kondisi jalan yang berdebu tersebut. Pasalnya, jalan tersebut sudah diprioritaskan untuk diperbaiki tahun 2024 mendatang.

baca juga:

“Saya minta keluarga di Buton Utara bersabar, 2024 itu prioritas”, Pintanya.

Harmunaddin mengungkapkan, jalan Provinsi Sultra di Buton Utara khususnya Lambale-Ereke yang rusak sekitar sepanjang 30 km. Namun yang rusak parah hanya sekitar 10 km saja.

“Tapi yang parah hampir 10 Km”, katanya singkat.(*)

 

Berita Lainnya:

Pemdes Damai Laborona Salurkan Bantuan BLT DD Tahap III Kepada 30 KPM

 

 

BURANGA,BP-Upaya untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem Pemdes Damai Laborona menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Tahap ke 3 kepada 30 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), di Kantor Balai Desa, Sabtu 16 September 2023. “Pemdes Damai Laborona Salurkan Bantuan BLT DD Tahap III Kepada 30 KPM.”

Bantuan BLT DD yang disalurkan ini selama tiga bulan, setiap Bulan senialai Rp. 300.000 sehingga total yang diterima KPM senilai Rp. 900.000

Sebelumnya Pemdes Damai Laborona telah menyalurkan bantuan BLD DD tahap 1 dan II kepada keluarga penerima manfaat tersebut beberapa bulan lalu.

Pemdes Damai Laborona Salurkan Bantuan BLT DD Tahap III Kepada 30 KPM
Pemdes Damai Laborona Salurkan Bantuan BLT DD Tahap III Kepada 30 KPM

Di balai Desa Damai Laborona, suasana haru terlihat ketika masyarakat berkumpul untuk menerima bantuan tersebut. Bantuan ini merupakan upaya Pemerintah dalam membantu perekonomian masyarakat untuk pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem dan mengurangi dampak ekonomi akibat adanya pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Dalam penyaluran BLT DD tersebut, kepala Desa Damai Laborona, Etis Hidayat S. Pi didampingi anggota BPD mengunjungi langsung dua penerima KPM tuna daksa di rumahnya untuk menyerahkan bantuan tersebut.

baca juga:

Setelah menerima bantuan tersebut, suasana kedua penerima BLT DD menyelimuti suasana haru di wajah mereka. Ucapan Terima kasih yang tak henti-henti diucapkan oleh mereka kepada Kepada Desa.

“Terima kasih pak Desa”, ucap salah satu penerima BLT DD tersebut.

Kepala desa Damai Laborona, Etis berharap dengan adanya bantuan BLT DD ini dapat sedikit membantu masyarakat dalam memenuhi kubutuhan pokok sehari-hari dan bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk masyarakat yang menerima”, harapnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *