KESEHATAN

Kewalahan Layani Pasien Cuci Darah di RS Siloam, Kacab BPJS Kesehatan Heri Zakariah Dukung RSUD Baubau Berencana Buka Layanan Cuci Darah

BAUBAU, BP- Kabar bagus datang dari manajemen BLUD RSUD Baubau bagi pasien cuci darah, tahun 2023 pihak RSUD Baubau sudah bisa mendatangkan alat cuci darah (haemodialisa). “Kewalahan Layani Pasien Cuci Darah di RS Siloam, Kacab BPJS Kesehatan Heri Zakariah Dukung RSUD Baubau Berencana Buka Layanan Cuci Darah.”

Demikian dikatakan Dirut BLUD RSUD Baubau dr Sadly Salman SpOG, ketika mengresmikan peluncurkan Loket Pelayanan Informasi dan Portal Quick Response di RSUD Baubau, untuk meningkatkan Kualitas Pelayanan dan Mudahkan Pengaduan Peserta JKN oleh BPJS Kesehatan Kota Baubau, Jumat (29/09/2023).

Luncurkan Loket Pelayanan Informasi dan Portal Quick Response di RSUD Baubau, Kacab BPJS Kesehatan Baubau Heri Zakaria Harap Kualitas Pelayanan Meningkat dan Mudahkan Pengaduan Peserta JKN
Luncurkan Loket Pelayanan Informasi dan Portal Quick Response di RSUD Baubau, Kacab BPJS Kesehatan Baubau Heri Zakaria Harap Kualitas Pelayanan Meningkat dan Mudahkan Pengaduan Peserta JKN, Kewalahan Layani Pasien Cuci Darah di RS Siloam, Kacab BPJS Kesehatan Heri Zakariah Dukung RSUD Baubau Berencana Buka Layanan Cuci Darah

“Ini merupakan salah satu program layanan baru di RSUD Baubau yang akan kamu upayakan dalam bentuk kerjasama operasional (KSO). Program layanan baru lainnya yaitu kini RSUD sudah membuka layanan bedah saraf. Dokternya sudah siap bekerja di RSUD Baubau,” ucap dr Sadly Salman.

Untuk Alat haemodialisa pihak manajemen RSUD Baubau akan mempersiapkan lima unit. “Tapi ini nantinya akan distandarisasi dulu oleh pihak BPJS Kesehatan baru kemudian pasien-pasien yang cuci darah selama ini hanya bisa dilayani RS Siloam baru bisa berjalan,” lanjutnya.

Kacab BPJS Kota Baubau Heri Zakariah menanggapi baik rencana RSUD Baubau membuka layanan baru untuk pasien cuci darah. Heri Zakariah mengungkapkan memang hingga saat ini pasien BPJS yang mau melalukan cuci darah bisa dilakukan di RS Siloam.

baca juga:

“Pasien BPJS yang antri untuk cuci darah di RS Siloam hingga sekarang kalau tidak salah ada 40 orang. Kalau RSUD Baubau sudah membuka layanan ini maka pasien bisa terbantu karena selain ada di RS Siloam, RSUD Baubau juga bisa melayani cuci darah. Ini kabar baik dan kami mendukung,” ucap Heri Zakariah.

Heri Zakariah pun mengatakan bahw untuk standarisasi alat haemodialisa bukan pihak BPJS yang melakukan standarisasi, tapi itu merupakan kewenangan Kemenkes. “Tapi tentu kami berkewajiban mendukung layanan baru cuci darah di RSUD Baubau. Soal standar alat nanti kita menyesuikan dengan standar dari Kemenkes,” janjinya. (*)

Berita Lainnya:

6 Dokter Perorangan, 3 Dokter Gigi, dan Faskes Yang Berkomitmen Lakukan Pelayanan JKN Lebih Baik Mendapatkan Penghargaan dari BPJS Kesehatan Baubau

BAUBAU, DT – Dalam rangka meningkatkan engagement fasilitas kesehatan untuk mensukseskan transformasi mutu layanan yang mudah, cepat dan setara, sejumlah Fasilitas Kesehatan (Faskes) di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Baubau mendapatkan penghargaan. “6 Dokter Perorangan, 3 Dokter Gigi, dan Faskes Yang Berkomitmen Lakukan Pelayanan JKN Lebih Baik Mendapatkan Penghargaan dari BPJS Kesehatan Baubau.”

Sebuah apresiasi yang diberikan kepada sejumlah Faskes, sebab telah berhasil meraih Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Pelayanan Jaminan Kesehatan nasional (JKN) Tahun 2023.

6 Dokter Perorangan, 3 Dokter Gigi, dan Faskes Yang Berkomitmen Lakukan Pelayanan JKN Lebih Baik Mendapatkan Penghargaan dari BPJS Kesehatan Baubau
6 Dokter Perorangan, 3 Dokter Gigi, dan Faskes Yang Berkomitmen Lakukan Pelayanan JKN Lebih Baik Mendapatkan Penghargaan dari BPJS Kesehatan Baubau

Dengan dilakukan penilaian Faskes, untuk berkomitmen terhadap pelayanan kepada Peserta JKN, dan BPJS Kesehatan memberikan apresiasi terhadap Faskes dengan hasil penilaian terbaik tingkat cabang, kedeputian wilayah dan tingkat pusat dan diumumkan pada kegiatan Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan Tahun 2023, yang dilaksanakan disalah satu Cafe di Kota Baubau, Senin (2/10/2023)

Berdasarkan hasil penilaian, dari 178 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Cabang Baubau, terdiri dari 132 Puskesmas, 11 Klinik Pratama, 20 Dokter Praktik Perorangan, 6 Dokter Gigi Praktik dan Perorangan.

6 Dokter Perorangan, 3 Dokter Gigi, dan Faskes Yang Berkomitmen Lakukan Pelayanan JKN Lebih Baik Mendapatkan Penghargaan dari BPJS Kesehatan Baubau
6 Dokter Perorangan, 3 Dokter Gigi, dan Faskes Yang Berkomitmen Lakukan Pelayanan JKN Lebih Baik Mendapatkan Penghargaan dari BPJS Kesehatan Baubau

Kepala BPJS Kesehatan Baubau, Hery Zakaria saat dikonfirmasi mengatakan, terdapat enam dokter yang mendapatkan penghargaan dari 20 Dokter Praktik Perorangan yang bekerjasama BPJS Kesehatan.

Keenam dokter tersebut dr. Wa Ode Asnawati dari Kabupaten Muna sebagai peringkat pertama, urutan kedua dr Istiqamah juga dari Kabupaten Muna, dan peringkat ketiga dr. Adolfina dari Kabupaten Buton.

15

Selain peringkat pertama kategori Dokter Praktik Perorangan fasilitas Kesehatan yang berkomitmen dalam program JKN Tahun 2023 tingkat kantor cabang Baubau, Dokter Waode Aswati juga Peringkat ketiga kategori Dokter Praktik Perorangan fasilitas Kesehatan kedeputian Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Tenggara dan Maluku.

Selanjutnya dokter gigi prakter perorangan urutan pertama drg. Syarifuddin dari Kabupaten Buton Utara, drg. Taufik Usama dari Kota Baubau peringkat kedua dan terakhir drg. Harno Jay Adir dari Kabupaten Buton.

6 Dokter Perorangan, 3 Dokter Gigi, dan Faskes Yang Berkomitmen Lakukan Pelayanan JKN Lebih Baik Mendapatkan Penghargaan dari BPJS Kesehatan Baubau
6 Dokter Perorangan, 3 Dokter Gigi, dan Faskes Yang Berkomitmen Lakukan Pelayanan JKN Lebih Baik Mendapatkan Penghargaan dari BPJS Kesehatan Baubau

“Dari penghargaan yang diberikan, kami berharap seluruh Puskesmas, dokter gigi, dokter keluarga dan rumah sakit tipe A hingga D bisa melayani pasien dengan baik,” jelasnya.

Selain dokter, BPJS Kesehatan memberikan penghargaan kepada Rumah Sakit Tipe C dan D di wilayah kerjanya. Kategori Puskemas peringkat pertama Puskemas Bukit Wolio Indah (BWI) Kota Baubau, disusul Puskesmas Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) dan Puskemas Kadolomoko Kota Baubau.

bersama Jurnalis Baubau, 6 Dokter Perorangan, 3 Dokter Gigi, dan Faskes Yang Berkomitmen Lakukan Pelayanan JKN Lebih Baik Mendapatkan Penghargaan dari BPJS Kesehatan Baubau
bersama Jurnalis Baubau, 6 Dokter Perorangan, 3 Dokter Gigi, dan Faskes Yang Berkomitmen Lakukan Pelayanan JKN Lebih Baik Mendapatkan Penghargaan dari BPJS Kesehatan Baubau

Sementara itu, kategori klinik utama, urutan pertama Klinik Polres Buton, diurutan kedua Klinik Sehat 24 Kabupaten Muna, dan peringkat ke tiga Klinik As-Syifaa Kabupaten Wakatobi.

Selanjutnya, Faskes Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) Kategori tipe D urutan pertama RSUD Kabupaten Buton Selatan, peringkat kedua RSUD Palagimata Baubau, dan peringkat tiga Siloam Hospital Buton. Untuk tipe D urutan pertama RSUD Buton Tengah, RSU Faga Husada Kota Baubau dan RSUD Kabupaten Wakatobi.

“Untuk penilainnya, terdapat banyak poin-poin yang kami nilai, salah satunya mulai dari mutu layanan dan berkomitmen melayani peserta, sehingga kami memberikan penghargaan,” tuturnya.

baca juga:

Lanjutnya, pemberian penghargaan ini akan menjadi agenda tahunan BPJS Kesehatan, sehingga akan memicu Faskes untuk berlomba-lomba dalam melayani seluruh peserta JKN.

“Sementara indikator penilaian, mulai dari waktu tunggu pasien, sebab kami mempunyai standar, mulai dari pasien masuk hingga pasien keluar Faskes,” tutupnya.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *