Kabupaten Buton UtaraSULTRA

Wabup Butur Ahali: Disiplin adalah Indikator Keberhasilan ASN

BURANGA,BP-Wakil Bupati Buton Utara, Ahali minta Aparatur Sipil Negara (ASN) Butur agar terus meningkatkan kedisiplinan. Sebab kedisiplinan kata dia sebagai tolok ukur keberhasilan kinerja birokrasi. “Wabup Butur Ahali: Disiplin adalah Indikator Keberhasilan ASN.”

Demikian kata Ahali dihadapan ASN saat memimpin apel pagi di halaman Sekertariat Daerah, Jumat, 1 September 2023

“Bagi ASN yang sudah rajin diharapkan mampu mempertahankan kedisiplinannya. Kemudian yang belum rajin supaya rajin sedikit dan terus meningkatkan kedisiplinannya, “pinta Ahali.

asli4
Wabup Butur Ahali: Disiplin adalah Indikator Keberhasilan ASN

Dikatakan, penegasan kedisiplinan bagi setiap ASN itu masih menjadi tema dan pembahasan utama setiap apel pagi dan sore maupun apel gabungan yang dihadiri seluruh ASN Butur yang tersebar diseluruh OPD karena sampai saat ini kedisiplinan itu masih sulit diwujutkan.

Lebi jauh Wabup menjelaskan, percaya atau tidak, cepat atau lambat, bagi ASN yang tidak disiplin serta tak mau merubah budaya malasnya akan tersingkir dari persaingan dikalangan ASN.

Karena itu, bagi ASN yang masih muda agar mempersipkan diri sejak dini dalam menghadapi persaingan itu dengan cara meningkatkan disiplin dan kopetensi dibidangnya masing-masing.

“Kalau yang masih muda tdak siap dalam menunjukan kemampuannya maka dapat dipastikan akan tersingkir akibat kerasnya persaingan,”tambah Wabup.

baca juga:

Wabup Butur Ahali Hadiri Pesta Panen Langkumbe Raya

Diakhir pengarahannya, Ahali menyampaikan bahwa menjadi ASN itu adalah pilihan bukan secara kebutulan. Ada proses untuk sampai ditahapan seperti yang dijalani sekarang ini. Jadi perlu dan wajib hukumnya untuk menghargai proses itu dengan menunjukkan kinerja yang baik sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

ASN yang tidak bekerja baik dan maksimal secara tidak langsung telah menyalahi sumpah sebab sebelum bekerja sebagai ASN telah disumpah dan berjanji untuk bekerja dengan baik dan maksimal sesuai peraturan yang berlaku.

Apel pagi yang dipimpin Wabup tersebut diikuti oleh Staf ahli bidang Kesra Drs. Hasanun dan staf ahli bidang ekonomi pembangunan dan keuangan yakni La Nita serta sejumlah Kepala Bagian dan staf Sekretariat daerah Butur.(*)

Berita lainnya:

Pemkab Butur Bakal Panggil Camat Kambowa Masalah Seleksi Perangkat Desa Bubu Barat

BURANGA, BP-Pemerintah Kabupaten Buton Utara akan memanggil Camat Kambowa, Amrin terkait persoalan seleksi perangkat desa di Bubu Barat. Pasalnya, Amrin diduga telah menyalahgunakan wewenangnya sebagai camat sehingga membuat gaduh masyarakat Bubu Barat. “Pemkab Butur Bakal Panggil Camat Kambowa Masalah Seleksi Perangkat Desa Bubu Barat”.

F01.2
Pemkab Butur Bakal Panggil Camat Kambowa Masalah Seleksi Perangkat Desa Bubu Barat

 

 

“Nanti besok saya panggil itu camat, saya minta klarifikasi “, kata Kabag Pemerintahan, La Muda di ruang kerja Wakil Bupati Butur, Rabu (30/08/2023).

Menurut La Muda, alasan camat Kambowa tidak memberikan rekomendasi kepada peserta yang nilainya tinggi hanya karena tidak berdomisili di wilayah tersebut hal itu tidak boleh karena tidak masuk dalam penilaian.

“Kalau yang disampaikan itu tadi tidak berdomisili disitu. Harusnya dari awal ini sudah digugurkan jangan diakhir baru dipersoalkan. Dan itu tidak masuk dalam penilaian”, tuturnya.

Baca Juga:

Wabup Butur Ahali Tegaskan Kades dan Camat Menyalahgunakan Wewenang Bisa Diberhentikan Sementara dari Jabatannya

Kata La Muda, camat itu tidak perlu terlalu ikut campur soal urusan pengangkatan perangkat Desa

“Tidak boleh dia (camat) terlalu campuri”, ujarnya.

Lebih lanjut, La Muda mengungkapkan, camat tidak bisa merubah apa yang menjadi usulan kepala Desa terkait dengan hasil seleksi perangkat desa tersebut.

” Apa yang diusulkan oleh Desa, hasilnya sudah harus itu”, ungkapnya.(*)

Bangunan Pasar Kecamatan Kambowa Tak Difungsikan

BURANGA,BP-Bangunan pasar kecamatan Kambowa, kabupaten Buton Utara, yang terletak di Kelurahan Kambowa rupanya hingga saat ini tidak fungsikan juga. Bangunan pasar tersebut sama persis dengan pasar Kecamatan Bonegunu.“Bangunan Pasar Kecamatan Kambowa Tak Difungsikan”

Paling parahnya lagi bangunan pasar tersebut sudah tidak terawat. Halamannya sudah ditumbuhi rerumputan. Bahkan acian gedung tersebut sebagai sudah mulai terkelupas.

Bangunan Pasar Kecamatan Kambowa Tak Difungsikan
Bangunan Pasar Kecamatan Kambowa Tak Difungsikan

 

 

Padahal pembangunan pasar kecamatan Kambowa ini menghabiskan anggaran kurang lebih 1 miliar rupiah.

Camat Kambowa, Amrin menyebut alasan pasar tersebut tidak difungsikan karena masyarakat setempat tidak mau berpasar di pasar tersebut.

“Itu pasar sudah perna kita lakukan kegiatan untuk berpasar. Setelah berjalan ternyata pasar itu tidak berjalan bagus. Tidak banyak yang berpasar sehingga pasar itu tidak berjalan dengan bagus”, kata Amrin saat dikonfirmasi melalui telefon selulernya, Selasa (22/08/2023).

baca juga:

Sepi, Tidak Ada Aktivitas Jual-Beli di Pasar Kecamatan Bonegunu

Amrin juga mengarahkan wartawan ini untuk melakukan konfirmasi kepada Lurah Kambowa, La Kalimbu. Menurutnya, Lurah Kambowa yang tau persis apa kendalanya, sehingga pasar tersebut tidak difungsikan lagi.

“Tanyakan sama pak Lurah ya, karena pak Lurah yang kelolah itu barang, karena di wilayahnya”, ucapnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Lurah Kambowa, La Kalimbu belum bisa dihubungi.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *