Kabupaten Buton UtaraSULTRA

Pemkab Butur Bakal Panggil Camat Kambowa Masalah Seleksi Perangkat Desa Bubu Barat

BURANGA, BP-Pemerintah Kabupaten Buton Utara akan memanggil Camat Kambowa, Amrin terkait persoalan seleksi perangkat desa di Bubu Barat. Pasalnya, Amrin diduga telah menyalahgunakan wewenangnya sebagai camat sehingga membuat gaduh masyarakat Bubu Barat. “Pemkab Butur Bakal Panggil Camat Kambowa Masalah Seleksi Perangkat Desa Bubu Barat”.

F01.2
Pemkab Butur Bakal Panggil Camat Kambowa Masalah Seleksi Perangkat Desa Bubu Barat

“Nanti besok saya panggil itu camat, saya minta klarifikasi “, kata Kabag Pemerintahan, La Muda di ruang kerja Wakil Bupati Butur, Rabu (30/08/2023).

Menurut La Muda, alasan camat Kambowa tidak memberikan rekomendasi kepada peserta yang nilainya tinggi hanya karena tidak berdomisili di wilayah tersebut hal itu tidak boleh karena tidak masuk dalam penilaian.

“Kalau yang disampaikan itu tadi tidak berdomisili disitu. Harusnya dari awal ini sudah digugurkan jangan diakhir baru dipersoalkan. Dan itu tidak masuk dalam penilaian”, tuturnya.

Baca Juga:

Wabup Butur Ahali Tegaskan Kades dan Camat Menyalahgunakan Wewenang Bisa Diberhentikan Sementara dari Jabatannya

Kata La Muda, camat itu tidak perlu terlalu ikut campur soal urusan pengangkatan perangkat Desa

“Tidak boleh dia (camat) terlalu campuri”, ujarnya.

Lebih lanjut, La Muda mengungkapkan, camat tidak bisa merubah apa yang menjadi usulan kepala Desa terkait dengan hasil seleksi perangkat desa tersebut.

” Apa yang diusulkan oleh Desa, hasilnya sudah harus itu”, ungkapnya.(*)

 

berita lainnya:

Bangunan Pasar Kecamatan Kambowa Tak Difungsikan

BURANGA,BP-Bangunan pasar kecamatan Kambowa, kabupaten Buton Utara, yang terletak di Kelurahan Kambowa rupanya hingga saat ini tidak fungsikan juga. Bangunan pasar tersebut sama persis dengan pasar Kecamatan Bonegunu.“Bangunan Pasar Kecamatan Kambowa Tak Difungsikan”

Paling parahnya lagi bangunan pasar tersebut sudah tidak terawat. Halamannya sudah ditumbuhi rerumputan. Bahkan acian gedung tersebut sebagai sudah mulai terkelupas.

Bangunan Pasar Kecamatan Kambowa Tak Difungsikan
Bangunan Pasar Kecamatan Kambowa Tak Difungsikan

 

 

Padahal pembangunan pasar kecamatan Kambowa ini menghabiskan anggaran kurang lebih 1 miliar rupiah.

Camat Kambowa, Amrin menyebut alasan pasar tersebut tidak difungsikan karena masyarakat setempat tidak mau berpasar di pasar tersebut.

“Itu pasar sudah perna kita lakukan kegiatan untuk berpasar. Setelah berjalan ternyata pasar itu tidak berjalan bagus. Tidak banyak yang berpasar sehingga pasar itu tidak berjalan dengan bagus”, kata Amrin saat dikonfirmasi melalui telefon selulernya, Selasa (22/08/2023).

baca juga:

Sepi, Tidak Ada Aktivitas Jual-Beli di Pasar Kecamatan Bonegunu

Amrin juga mengarahkan wartawan ini untuk melakukan konfirmasi kepada Lurah Kambowa, La Kalimbu. Menurutnya, Lurah Kambowa yang tau persis apa kendalanya, sehingga pasar tersebut tidak difungsikan lagi.

“Tanyakan sama pak Lurah ya, karena pak Lurah yang kelolah itu barang, karena di wilayahnya”, ucapnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Lurah Kambowa, La Kalimbu belum bisa dihubungi.(*)

 

berita lainnya:

Rombongan JKPI Butur Tiba di Bandar Udara Ahmad Yani, Disambut Langsung Pemkot Semarang

SEMARANG,BP – Rombongan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Kabupaten Buton Utara yang dipimpin langsung Bupati Butur Dr. H. Muh. Ridwan Zakariah tiba di Semarang Sekira pukul 16.30 WIB. Senin 21 Agustus 2023. Rombongan JKPI Butur ini diterima oleh perwakilan tuan rumah Kota Semarang di ruang tunggu kedatangan Bandar udara Ahmad Yani Semarang. “Rombongan JKPI Butur tiba di Bandar Udara Ahmad Yani, Disambut Langsung Pemkot Semarang”.

Dalam penyambutan tersebut, Pemerintah Kota Semarang menunjuk para pejabat dari Dinas Kominfo, Perhubungan dan Bappeda setempat. Setelah penyambutan, dilakukan kopi break lalu dilanjutkan perjalanan menuju hotel tempat rombongan menginap.

F01.5A
Bupati Butur Ridwan Zakaria dan rombongan disambut dengan ramah, Rombongan JKPI Butur tiba di Bandar Udara Ahmad Yani, Disambut Langsung Pemkot Semarang

 

Pada kunjungan kali, Bupati didampingi oleh Sekda, Muh. Hardhy Muslim serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Staf ahli.

Para kepala OPD yang hadir mendampingi bupati dalam acara tahunan JKPI itu diantaranya adalah Kepala BKD Dr. Harmin Hari, Kadis Koperasi Drs. Abdul Syukur, Kadis Perhubungan Tayeb, Kadis Pendidikan Nasional Drs. Kusman Surya, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan, Wa Ode Ernawati Asman, Kepala Bapeda, Zainal Arifin dan Kadis Pemberdayaan Perempuan Sinaria serta staf ahli bidang pembnagunan ekonomi dan keuangan Hasanun.

Kedatangan rombongam JKPI Butur ke Semarang itu adalah untuk mengikuti Rakornas JKPI sekaligus menampilkan sejumlah pertunjukan budaya daerah asal Butur.

Pertunjukan budaya itu didiperkirakan akan berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 22 sampai dengan 25 Agustus 2023. Seluruh peserta yang berasal dari kabupaten/kota dan provinsi di tanah air yang telah terdaftar sebagai anggota JKPI turut ambil bagian sekaligus menampilkan budaya khas daerahnya.

Berdasarkan infomasi yang berhasil dihimpun media ini, Provinsi Sultra mengikutkan 4 perwakilan kabupaten/kota yakni Kota Baubau, Butur, Busel dan Kabupaten Muna.

baca juga:

Wabup Butur Ahali Sambut Kepulangan Jamaah Haji Asal Butur Kloter 25

Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Butur, Wa Ode Ernawati Asman yang ditemui usai penyambutan rombongan JKPI Butur menjelaskan, kehadiran Butur di kota Semarang ini adalah untuk mengkuti seluruh rangkaian kegiatan rapat kerja nasional JKPI.

Selain Rakornas akan dilakukan pula seminar internasional dan berbagai pertunjukan dan pawai budaya masing-masing daerah yang menjadi peserta.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *