PERBANKAN

Saham BBRI Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Yang naik 2 Persen

JAKARTA, DT- Saham emiten perbankan berkapitalisasi pasar terbesar kedua di bursa yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) terpantau melesat nyaris 2% dan juga kembali mencetak rekor tertinggi barunya pada perdagangan sesi I Selasa (18/7/2023).
Hingga pukul 12:00 WIB, saham BBRI terpantau melesat 1,79% ke posisi harga Rp 5.675/unit. Saham BBRI pun kembali mencetak rekor tertinggi barunya atau all time high (ATH). Pada perdagangan sesi I hari ini saham BBRI bergerak di rentang harga Rp 5.600 – Rp 5.700 per unit.

F01.12

Saham BBRI sudah ditransaksikan sebanyak 8.445 kali dengan volume sebesar 49,63 juta lembar saham dan nilai transaksinya mencapai Rp 280,69 miliar. Adapun kapitalisasi pasarnya saat ini mencapai Rp 860,1 triliun.

Hingga pukul 12:00 WIB, di order offer atau jual, terdapat 169.645 lot antrian di harga Rp 5.675/unit atau sekitar Rp 96,3 miliar. Pada posisi harga ini menjadi antrian jual terbanyak BBRI pada sesi I hari ini.

Sedangkan di order bid atau beli, ada 25.017 lot antrian di harga Rp 5.650/unit atau sekitar Rp 14,1 miliar. Adapun antrian beli terbanyak berada di harga Rp 5.600/unit, yang sebanyak 109.168 lot atau sekitar Rp 61,1 miliar.

Pada perdagangan Senin kemarin, investor asing memburu saham BBRI mencapai Rp 533,4 miliar, sehingga pada sesi I hari ini berhasil melesat nyaris 2%.

Bahkan pada hari ini, saham BBRI juga menjadi penahan koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terbesar, sehingga koreksi IHSG tidak terlalu besar. Adapun saham BBRI menjadi leader IHSG sebesar 10,8 indeks poin.

Saham BBRI pun nyaris kembali menyentuh ATH di Rp 5.675/unit, bahkan nyaris menyentuh harga Rp 5.700/unit. Adapun posisi ATH terakhir BBRI berada di harga Rp 5.600/unit pada perdagangan 24 Mei lalu.

Hingga saat ini, emiten perbankan raksasa sedang mempersiapkan kinerja keuangan pada semester I-2023. Hingga periode Mei 2023, terpantau mayoritas kinerja keuangan saham bank raksasa lanjut moncer, termasuk BBRI.

baca juga: Menakutkan, IMF & Sri Mulyani Kompak Bawa Kabar Buruk Ekonomi Dunia

Secara terperinci, BBRI mencatatkan laba bersih terbesar, yaitu Rp 20,12 triliun per Mei 2023, tumbuh 5,1% secara tahunan (year-on-year/yoy). Namun, BBRI mencatatkan pertumbuhan laba yang paling kecil dibandingkan bank jumbo lainnya.

Hal ini karena pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang turun 2,1% (yoy) menjadi Rp 43,45 triliun pada Mei 2023 dan biaya provisi BBRI meningkat 4% pada Mei 2023.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *