SULTRAKabupaten Buton Tengah

Kostantinus Bukide Lepas 10 Peserta Kafilah Ikut STQH ke XXVII Tingkat Sultra

LABUNGKARI, BP – Sekretaris Daerah (Sekda) Buton Tengah (Buteng) H Konstatinus Bukide melepaskan 10 peserta kafilah, yang akan mengikuti Seleksi Tilawatil Qur’an Dan Al-Hadits (STQH) ke XXVII Tingkat Sultra 2023 di Kendari

Mewakili Penjabat (Pj) Bupati Buteng Andi Muhammad Yusuf, Sekda Buteng memberikan sambutan dan melepas Kafila Buteng STQH ke XXVII Tingkat Sultra 2023, yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Buteng, Selasa (11/7/2023)

f04.3 Sekda Buteng H Konstatinus Bukide saat melepas peserta kafilah yang akan mengikuti STQH ke XXVII Tingkat Sultra 2023 di Kendari
Sekda Buteng, H Konstatinus Bukide saat melepas peserta kafilah, yang akan mengikuti STQH ke XXVII Tingkat Sultra 2023 di Kendari

Dalam sambutanya, H Konstatinus Bukide mengatakan, atas nama pemerintah daerah mengucapkan rasah terimkasi dan memberikan apresi kepada kepala kantor kementrian agama beserta jajaranya.

Meskipun belum bisa menjadi yang terbaik, Buteng sudah bisa masuk dalam enam besar, apa lagi buteng sebagai kabupaten baru bisa bersaing dengan 17 Kabupaten/Kota yang ada di Sultra dalam ajang STQH maupun ajang MTQ

“Mudah-mudahan kedepan, buteng bisa lebih baik lagi, dari 10 peserta ini bisa sudah menjadi duta Buteng untuk mengikuti STQH ke XXVII tingkat Sultra di Kendari dan memberikan kado terbaik di ulang tahun Buteng ke 9,” jelasnya.

Harapanya, untuk para peserta yang mengikuti ajang STQH tingkat Sultra di Kendari, bisa meraih hasil yang maksimal. Oleh sebab itu, berikan yang nilai yang terbaik.

“Saya yakin, 10 orang ini bisa membawa nama Buteng, minimal bisa masuk lima besar atau tiga besar di ajang STQH tingkat Sultra,” tuturnya.

baca juga: Sekda Kostantinus Bukide Pimpin Rapat Konvergensi Tekan Angka Stunting

Sementara itu, Kepala Kantor Kementrian Agama Buteng Khalifah mengatakan, pada ajang STQH tingkat Sultra ini terdapat 18 jenis lomba, yang terbagi 14 Qur’an dan 4 Al-Hadits.

“Dari 18 jenis lomba ini, kita di Buteng mengutus 10 jenis lomba. Kekurangan kita dari jenis lomba itu, antara lain putra putri Hadits 100, putri hadist 5 just, putri Hadist 10 Just dan hafis putra putri 30 just,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *