SULSEL

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Bersyukur 16 Warga Sulsel Dievakuasi dari Sudan Tiba di Makassar

MAKASSAR, DT– Sedikitnya 16 warga Sulawesi Selatan tiba di Makassar setelah dievakuasi dari Sudan imbas konflik yang terjadi di negara tersebut.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyebut 11 orang di antaranya telah diterima di rumah jabatan, sementara 5 orang sudah dipulangkan ke keluarga masing-masing.

F09.1 Ilustrasi. wni yang dievakuasi dari sudan
Ilustrasi. wni yang dievakuasi dari sudan

“Alhamdulillah, 16 warga negara Indonesia (WNI) asal Sulawesi Selatan sudah tiba di Indonesia, 11 orang di antaranya telah kami terima di Rujab, 5 orang lainnya telah diserahkan kepada keluarga,” kata Andi Sudirman, Senin (1/5).

Andi mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI dalam tahap evakuasi selanjutnya bagi para warga Sulsel. Ada belasan warga Sulsel yang masih di Jakarta.

“Untuk tahap lanjutan, 11 orang sudah berada di Jakarta dan sementara pengecekan kesehatan untuk selanjutnya dibawa ke Makassar,” tuturnya.

Selain itu juga ada warga Sulsel yang telah dievakuasi dari Sudang namun masih berada di Jeddah, Arab Saudi. Andi mengatakan sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memulangkan mereka.

“Kami terus berkoordinasi dengan Kemenlu termasuk memonitor yang sedang dievakuasi di Jeddah. Kita harap semua bersabar dan tidak membuat atau mengatasnamakan kelompok-kelompok untuk isu-isu liar dan mendoakan agar semua proses oleh pemerintah dapat berjalan lancar,” jelasnya.

baca juga: Ribuan Pasang Mata Saksikan Semarak Puncak Acara Festifal Kande-kandea Tolandona 2023

Andi mengatakan Pemprov Sulsel akan terus memantau termasuk memberikan pendampingan seperti trauma healing untuk warga yang baru dievakuasi dari Sudan.

Warga Sulsel yang dievakuasi dari Sudan itu merupakan pekerja dan pelajar. Salah satunya, Ainun yang menempuh pendidikan di International University Of Africa di Sudan.

“Pelayanan dari Jakarta sampai tiba di Sulsel sangat baik, kami betul-betul diperhatikan keselamatan sampai di rumah,” kata Ainun.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *